Kamera 1

Senin, 08 April 2013

Asal Usul Kantong Kecil yang Menyelip pada Celana Jeans




Sahabatku - Jeans pertama kali dibuat di Genoa, Italia tahun 1560-an. Jeans biasa dipakai oleh angkatan laut. Celana yang biasa disebut orang Perancis dengan “bleu de GĂ©nes“, yang berarti biru Genoa ini, meski pertama kali diproduksi dan dipakai di Eropa, tetapi sebagai fashion, jeans dipopulerkan di AS oleh Levi Strauss, pria yang mencoba mencari nasib baik ke San Francisco sebagai pedagang pakaian. Ketika itu, AS sedang dilanda demam emas.
Akan tetapi, sampai di California semua barangnya habis terjual, kecuali sebuah tenda yang terbuat dari kain kanvas. Kain ini dipotongnya dan dibuatnya menjadi beberapa celana dan dijual kepada para pekerja tambang emas. Ternyata mereka menyukainya karena tahan lama dan tak mudah koyak. Kemudian Strauss menyempurnakan jeansnya dengan memesan bahan dari Genoa yang disebut “Genes”, yang oleh Strauss diubah menjadi “Blue Jeans“.
Akhirnya karena para penambang sangat menyukai jeans buatannya ini, mereka menobatkan celana ini sebagai celana resmi mereka. Para penambang emas itu menyebut celana Strauss dengan sebutan “those pants of Levi`s” atau “Celana Si Levi”. Sebutan inilah yang mengawali merek dagang pertama celana jeans pertama di dunia.
Naluri bisnis Strauss yang tajam membuatnya mengajak pengusaha sukses Jakob Davis untuk bekerja sama, dan pada tahun 1880 kerja sama itu melahirkan pabrik celana jeans pertama. Dan produk desain mereka yang pertama adalah “Levi’s 501“.
Alasannya:
Produk desain pertama memang dikhususkan bagi para penambang emas. Celana ini memiliki 5 saku, 2 di belakang dan 2 di depan, dan 1 saku kecil dalam saku depan sebelah kanan.
Karena diperuntukkan bagi para penambang, saku ini tentu bukan untuk bergaya-ria. Tetapi saku imut-imut ini dirancang untuk menyimpan butiran-butiran emas yang berukuran kecil. Meski kini jeans diproduksi dalam berbagai merek dan bukan hanya untuk para penambang, tetapi saku imut-imut itu masih tetap ada. Tentu saja sekarang fungsinya sekarang tidak lagi digunakan sebagai tempat menyimpan butiran emas.

Naksir Bu Guru


Bu Guru: “Baik, sebelum pulang ada yang mau bertanya?”
Bejo: “Saya Bu!”
Bu Guru: “Iya, apa pertanyaannya?”
Bejo: “Maukah Ibu jadi pacarku?”
Bu Guru: “Orang kayak kamu mau jadi pacar Ibu?” Huek! Ga pentes!
Bejo: “Trus orang ganteng kayak saya ini pantesnya jadi pacar s
iapa dong Bu?”
Bu Guru: “Kamu ini bandel sekali! Sekolah itu yang bener. Belajar dengan serius. Punya cita-cita ga sih kamu?”
Bejo: “Punya dong Bu..”
Bu Guru: “Apa cita-citamu?”
Bejo: “Dulu cita-cita saya ingin jadi pilot, tapi semenjak masuk sekolah dan ketemu Ibu, cita-cita saya berubah ingin membahagiakan Ibu..
Bu Guru: “Bejo..!! Kamu kalo masih suka godain Ibu, Ibu akan panggil kepala sekolah!”
Bejo: “Dih jangan dong Bu, panggil Mas aja biar lebih mesra..
Bu Guru: #*&^%$]/@
#Lemparsepatu

Kamis, 07 Maret 2013

PROFIL SOEHARTO


Soeharto
          Soeharto
Nama Lengkap : Soeharto
Alias : No Alias
Tempat Lahir : Kemusuk |   Yogyakarta
Tanggal Lahir : Rabu, 8 Juni 1921
Zodiac : Gemini
Anak : Hutomo Mandala PutraSiti Hediati Hariyadi Siti Hardiyanti RukmanaBambang TrihadmodjoSigit Harjojudanto Siti Hutami Endang Adiningsih 
Istri : Fatimah Siti Hartinah Soeharto
BIOGRAFI
Jend. Besar TNI Purn. Haji Muhammad Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia. Beliau lahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan ibunya bernama Sukirah. Soeharto masuk sekolah tatkala berusia delapan tahun, tetapi sering pindah. Sampai akhirnya terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941. Dia resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945. Pada tahun 1947, Soeharto menikah dengan Siti Hartinah seorang anak pegawai Mangkunegaran.

Pernikahan Soeharto dan Siti Hartinah dilangsungkan tanggal 26 Desember 1947 di Solo. Waktu itu usia Soeharto 26 tahun dan Hartinah 24 tahun. Mereka dikaruniai enam putra dan putri; Siti Hardiyanti Hastuti, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Herijadi, Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih.

Soeharto telah menapaki perjalanan panjang di dalam karir militer dan politiknya. Di kemiliteran, Pak Harto memulainya dari pangkat sersan tentara KNIL, kemudian komandan PETA, komandan resimen dengan pangkat Mayor dan komandan batalyon berpangkat Letnan Kolonel. Pada tahun 1949, dia berhasil memimpin pasukannya merebut kembali kota Yogyakarta dari tangan penjajah Belanda saat itu. Beliau juga pernah menjadi Pengawal Panglima Besar Sudirman. Selain itu juga pernah menjadi Panglima Mandala (pembebasan Irian Barat).

Tanggal 1 Oktober 1965, meletus G-30-S/PKI. Soeharto mengambil alih pimpinan Angkatan Darat. Selain dikukuhkan sebagai Pangad, Jenderal Soeharto ditunjuk sebagai Pangkopkamtib oleh Presiden Soekarno. Bulan Maret 1966, Jenderal Soeharto menerima Surat Perintah 11 Maret dari Presiden Soekarno. Tugasnya, mengembalikan keamanan dan ketertiban serta mengamankan ajaran-ajaran Pemimpin besar revolusi Bung Karno.

Karena situasi politik yang memburuk setelah meletusnya G-30-S/PKI, Sidang Istimewa MPRS, Maret 1967, menunjuk Pak Harto sebagai Pejabat Presiden, dikukuhkan selaku Presiden RI Kedua, Maret 1968. Pak Harto memerintah lebih dari tiga dasa warsa lewat enam kali Pemilu, sampai ia mengundurkan diri, 21 Mei 1998.

Namun, akhirnya dia harus meletakkan jabatan secara tragis, bukan semata-mata karena desakan demonstrasi mahasiswa pada 1998, melainkan lebih akibat pengkhianatan para pembantu dekatnya yang sebelumnya ABS dan Ambisius tanpa fatsoen politik. Ayah lima anak ini pun menunjukkan ketabahan dan keteguhannya. Dia akhirnya sempat diadili dengan tuduhan korupsi, penyalahgunaan dana yayasan-yayasan yang didirikannya. Soeharto menyatakan bersedia mempertanggungjawabkan dana yayasan itu. Tapi, ia pun jatuh sakit yang menyebabkan proses peradilannya dihentikan. Tapi tidak semua mantan menterinya tega mengkhianati, tidak mempunyai moral politik. Ada beberapa yang justru makin dekat dengannya secara pribadi setelah bukan lagi berkuasa.

Selama masa jabatannya, dia menggerakkan pembangunan dengan strategi Trilogi Pembangunan (stabilitas, pertumbuhan dan pemerataan). Bahkan sempat mendapat penghargaan dari FAO atas keberhasilan menggapai swasembada pangan pada 1985. Maka, dia mendapat penghargaan sebagai Bapak Pembangunan Nasional.

Soeharto wafat pada pukul 13.10 WIB Minggu, 27 Januari 2008. Dia meninggal dalam usia 87 tahun setelah dirawat selama 24 hari, sejak 4 sampai 27 Januari 2008 di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta. Berita wafatnya Soeharto pertama kali diinformasikan Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol. Dicky Sonandi, di Jakarta. Kemudian secara resmi Tim Dokter Kepresidenan menyampaikan siaran pers tentang wafatnya Pak Harto tepat pukul 13.10 WIB Minggu, 27 Januari 2008 di RSPP Jakarta akibat kegagalan multi organ.
Riset dan analisis oleh Vizcardine Audinovic
PENDIDIKAN
  • SD Pedes Yogyakarta
  • SMP Muhammadiyah di Yogyakarta
  • Sekolah militer di Gombong
KARIR
  • Anggota TNI
  • Komandan Brigade Garuda Mataram
  • Komandan Resimen Infenteri 15 dengan pangkat letnan kolonel
  • Panglima Korps Tentara I Caduad (Cadangan Umum AD)
  • Panglima Komando Mandala Pembebasan Irian Barat
  • Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad)
  • Panglima Kopkamtib
  • Mayor Jendral
  • 1966 - 1998 Presiden Kedua RI
PENGHARGAAN
  • Bapak Pembangunan Nasional
  • Bintang Mahakarya Gotong Royong dari Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong

Rabu, 27 Februari 2013

Foto-foto mayat mayat manusia di puncak gunung Everest

Puncak Gunung Everest adalah mimpi yang benar-benar dapat berakhir dengan kematian. Ada sekitar dua ratus mayat di gunung.

Sebagian besar tubuh berada dalam posisi yang tepat sama mereka ketika mereka meninggal.Sempurna diawetkan dalam waktu karena dingin. Sepanjang rute ke puncak pendaki akan melewati semua badan. Ada badan lebih dari 50 tahun yang terlihat seperti mereka ditempatkan di sana kemarin.

Beberapa badan diberi nama seperti "sepatu hijau" menurut beberapa fitur yang paling terlihat.Yang satu ini telah menjadi semacam tengara dan telah di tempat yang sama sejak tahun 1996.Ini adalah agak kasar dan kejam untuk memanggil seseorang dengan sisa beberapa bagian dariperalatan, tapi kurasa itu adalah hasil dari hidup dalam kondisi keras seperti untuk waktu yang sangat lama. Cuaca dingin, udara sangat langka dengan pro persen yang sangat rendahoksigen dan dibutuhkan akan besar untuk bertahan hidup, Anda mungkin bahkan mengatakanmeskipun besar dan tekad untuk menaklukkan alam dan mendorong tubuh Anda untuk ekstrem.



Spoilerfor pic2


Spoilerfor pic3


Spoilerfor pic4


Spoilerfor pic5



Spoilerfor pic6


Spoilerfor pic7

Kamis, 21 Februari 2013

Seperti Ini Warga China Kalau Bawa Muatan

Di Jakarta, tentu kita sering melihat bajaj yang berisi banyak barang sampai-sampai penumpang dan supirnya tidak terlihat. Selain bajaj, banyak pula kendaraan pengangkut lainnya yang sering membawa muatan hingga melebihi bagian atas kendaraan.

Rupanya hal serupa tidak hanya terjadi di ibukota, tetapi juga terjadi di negara China. banyak warga China yang menggunakan alat pengangkut roda tiga bahkan truk untuk mengangkut muatan yang berlebihan.

Umumnya, muatan yang mereka bawa adalah sampah-sampah plastik seperti botol plastik bekas yang hendak di daur ulang. Selain muatan yang banyak, mereka juga membawa serta anggota keluarganya dari satu kota menuju kota lain. Hal tersebut sudah menjadi rutinitas sebagian besar warga kota-kota di China, seperti Shanghai, Shouguang, dan lain sebagainya.

Hampir di seluruh kota di China, banyak warganya yang nekat membawa muatan terlalu banyak pada kendaraan mereka, dengan alasan untuk menghemat waktu dan bahan bakar.

Mereka berpikir, daripada harus 2 kali melakukan perjalanan, lebih baik mereka mengusahakan membawa barang sebanyak-banyaknya supaya lebih efisien. Nyatanya, bukan efisiensi yang didapat, tetapi malah mengalami masalah dan kecelakaan.

Seorang fotografer yang bernama An Fu (44) mengatakan seringkali pengendara dengan muatan berlebih harus berurusan dengan polisi, dan sering pula terjadi kecelakaan di jalan raya yang disebabkan oleh jatuhnya muatan tersebut di tengah jalan raya hingga menyebabkan kemacetan, ataupun roda kendaraan yang rusak karena menanggung beban yang terlalu berat.


Lihat saja aksi para warga China yang nekat membawa muatan berlebih pada kendaraannya, berikut ini: